You are here: Home » Program Unggulan » Sistem Pembelajaran

Sistem Pembelajaran Ketrampilan Proses

E-mail Print PDF

Di era modern yang serba kompetitif ini, lulus dengan memegang ijazah saja tidak cukup, meskipun dari perguruan tinggi yang populer sekalipun. Hampir di setiap perusahaan jika merekrut staf atau karyawan baru pasti melakukan tes untuk mengukur kemampuan calon karyawan. Sedangkan eksistensinya di lapangan kerja itu sendiri ditentukan dari kemampuannya dalam menyelesaikan pekerjaan, memecahkan masalah, mengembangkan cara-cara yang baru dalam menyelesaikan pekerjaannya. Di sinilah pembuktian kualitas yang sesungguhnya dari suatu perguruan tinggi. Jika perguruan tinggi tersebut sistem pembelajarannya bagus, mestinya akan bisa menghasilkan lulusan yang benar-benar memiliki kemampuan riil di lapangan kerja dan mampu bersaing untuk mendapatkan lapangan kerja tersebut.

Selama SD, SMP hingga SMA, pelajar dibiasakan dengan sistem belajar dimana mereka datang ke sekolah, duduk di bangku masing-masing, kemudian disuruh mencatat apa-apa yang disampaikan oleh pengajar, dan menghapalkannya kembali waktu akan ujian. Tugas-tugas dan ujian yang diberikan pada umumnya adalah mengulang kembali apa yang sudah dicatat di dalam buku, serta sudah disampaikan oleh guru. Siswa tidak dibiasakan untuk langsung merasakan dan mengalami teori-teori yang diajarkan, juga tidak dibiasakan untuk menciptakan kreasi-kreasi pemecahan masalahnya sendiri.

Berpijak dari kesadaran akan pentingnya suatu sistem pembelajaran dalam membentuk kualitas lulusan perguruan tinggi, STID al-Hadid membangun sistem pembelajaran yang khas dan benar-benar berorientasi kepada pembentukan skill dan keahlian di lapangan profesi. Sistem pembelajaran ini adalah sistem pembelajaran berbasis Keterampilan Proses (KP). Pembelajaran yang menekankan pada KP adalah proses belajar yang tidak hanya memberikan dan menyuapi siswa teori-teori dalam suatu pelajaran, melainkan mengajak mereka secara proaktif untuk menemukan sendiri suatu konsep, mengolah dan mengembangkannya untuk memecahkan persoalan di kehidupan riil.

Jika siswa dibiasakan dengan pembelajaran berbasis KP, maka siswa akan terbiasa mengembangkan pemecahan masalah. Tidak hanya di dalam proses pembelajaran, melainkan di luar pembelajaran sekalipun. Secara perlahan tapi pasti, pembiasaan ini akan membentuk moral untuk siswa senantiasa memecahkan persoalan dengan pendasaran pengetahuan. Meskipun menghadapi persoalan yang benar-benar baru sekalipun, siswa akan tetap bisa memproduksi pemecahannya sendiri, tanpa harus menunggu adanya dosen yang memasukkan data-data ke gudangnya. Dengan kata lain, penerapan pembelajaran KP akan membangun pembiasaan kemandirian berpikir dalam memecahkan masalah.

  1. Metode Pembelajaran di Kelas

    Metode belajar yang diterapkan di kelas bisa bervariasi bagi tiap dosen pengajar MK. Beberapa metode yang paling lazim diterapkan antara lain:

    1. Sokrates
    2. Analisa studi kasus
    3. Seminar kelas
    4. Narasumber/kuliah tamu
    5. Tutorial
  2. Latihan dan Ujian

    Dalam sistem pendidikan STID al-Hadid, metode ujian dan latihan yang disusun sangat berbeda. Ada beberapa model pelatihan dan ujian yang dijalankan oleh dosen-dosen STID al-Hadid dalam membentuk keahlian mahasiswa. Model-model tersebut antara lain:

    1. Analisis teori, penerapan & kritik
    2. Riset lapangan
    3. Analisa isu/fenomena sosial
    4. Mini-project
    5. Personal/group interview
    6. Take class exam
  3. Pembimbingan

    Dengan model latihan dan penugasan yang menuntut mahasiswa banyak menyelesaikan persoalan-persoalan riil di masyarakat, maka pasti tidak sedikit mahasiswa yang mengalami kesulitan-kesulitan. Kesulitan ini pun beragam bentuknya, mulai dari kesulitan memahami teori/konsep yang dimaksud, hingga kesulitan untuk mengoperasionalkan teori dalam memecahkan masalah. Hal ini adalah hal yang sangat wajar mengingat dalam pengalaman pendidikan sebelumnya mahasiswa tidak dibiasakan untuk menerapkan teori di kehidupan riil.

    Untuk membantu proses pelaksanaan pembelajaran ini, maka dosen-dosen STID al-Hadid senantiasa siap untuk melakukan pembimbingan di luar kelas. Baik pembimbingan secara kelompok maupun personal, selama mahasiswa menyesuaikan dengan jadwal dosen bersangkutan.

    Selama ini, tidak jarang pembimbingan dilakukan di berbagai waktu yang tersedia. Pagi, siang, sore hingga malam sekalipun. Dan jika dibutuhkan, dalam beberapa penugasan di beberapa mata kuliah, kelas menyusun jadwal diskusi untuk pembimbingan secara berkelompok bagi seluruh mahasiswa dalam kelas tersebut, kemudian diajukan kepada dosen bersangkutan.

SK. DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NO. DJ.I/693/2009
Jl. Kejawan Putih Tambak no 80 Surabaya, 60112
Telepon 031-5968709 Fax. 031- 5968709